Senin, 14 Desember 2015



Malam yang Terbuang

Senja mula menutup mata
Semburat warna merah mengaburkan pandangan
Langit biru lembut nan manja
Garis cakrawala pun menyatu
Gradasi warna disertai mega-mega
Terlihat bayanganmu diangkasa
Satu butir rindu jatuh tak bernyawa
Merintih.. menjerit kesakitan…
Tak berdaya…
Langit senja berubah menjadi gelap
Dihias oleh titik garis yang terbentuk dari bintang-bintang
Ratu malam duduk disinggah sananya
Bisikan angin malam menusuk tulang
Tetes demi tetes mengalir deras tanpa henti
Merasuk kedalam jiwa
Menembus relung sukma raga
Sakit.. pedih…
Tak ada yang peduli
Mencuri malam yang tak berujung dan tak bertepi ini
Semua hanyalah delusi
Bahwa aku sudah disia-sia
Untuk kesekian kali…
Pong’s Love
21-10-2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar