Keep
Strong!!
Sabtu,
10 Januari 2015
Saya tidak pernah mengalami seperti ini sebelumnya.
Rasanya sakit.. Sakiitt sekali.. Entahlah
Kebimbangan dan keraguan dalam diri saya semakin
menjadi-jadi. Keirian saya dengan teman-teman semakin membuat saya rendah. Direndahkan
orang-orang semakin membuat saya takut. Apakah sampai begini yang saya alami??
Mungkin kah orang lain juga pernah mengalami seperti saya?? Sepertinya tidak.
Saya ingin berubah ditahun baru ini. Tapi sekeliling
saya malah semakin membuat saya jatuh. Saya semakin terpuruk. Saya merasakan
apa yang tidak pernah kalian rasakan sedikit pun. Dan disetiap orang yang saya
sukai dan ingin saya mengerti pasti hanya sekadar untuk mendengarkan saja.
Mereka tidak mau mengerti. Setiap kali saya menyukai seseorang, peristiwa itu
oun terjadi berulang kali. Apakah saya hanya ditakdirkan untuk menjadi seperti
ini?
Saya juga tidak pernah tau masa depa saya nanti
seperti apa. Mungkin memang, saya tidak akan kuliah. Kehidupan keluarg asay
ayang seperti ini membuat saya semakin terendahkan. Saya tertekan! Saya sakit
didalam! Saya benci entah dengan siapa. Saya iri. Saya ingin mengakhiri semua
ini.
Jika diperbolehkan untuk kembali kerahim ibu, saya
akan mengubah scenario dan merancangnya sedemikian rupa. Saya ingin ada orang
yang mengerti saya. Saya ingin seperti teman-teman yang setiap pagi selalu
dibuatkan sarapan oleh ibunya. Yang selalu bisa kemana saja tanpa orang tua.
Yang selalu bisa memnuhi kebutuhannya sendiri dengan usahanya sendiri. Yang
selalu bercerita dan dimenegrti oleh ibunya. Yang cerdas, pintar, dan bisa
diandalkan. Yang tidak pelupa dan ceroboh. Yang lebih baik dari yang lain.
Tidak ada manusia sempurna didunia ini. Tapi
sempurna dihadapan orang tua dan Allah.. saya masih belum bisa memenuhi semua
itu. Saya begitu lemah menghadapi semua ini. Ingin bercertia pada orang lain.
Tapi apalah jika hanya didengarkan jika tidak akan dimengerti dan memahami
perasaan saya.
Saya hanya bisa tersenyum dihadapan mereka. Merasa
semuanya baik-baik saja. Tidak ada kata lain selain membuat mereka tertawa dan
bahagia.
Entah berjuta bahkan ribuan kata berkutat dipikiran
saya yang tidak bis asaya ungkapakan dengan lisan. Hanya jentikan jemari yang
jelek ini. Saya teringat mimpi saya semalam. Setelah saya bercakap dengan ibu
saya tentang masa depan saya yang hanya dijawab acuh tak acuh. Semalam saya
bermimpi bahwa saya masuk ke universitas yang entah dimana dan menanyakan
jurusan dosen yang tiba2 mimpi itu sangat aneh bagi saya. Entah apa arti dari
mimpi itu saya pun tidak mengerti.
Saya ingin sekali mengungkapkan semua isi hati saya.
Tapi bermilyar kosakata dalam berbagai bahasa pun mungkin tidak akan sanggup
untuk mengungkapkannya. Saya sangat ingin seperti mereka.
Menyukai seseorang juga merupakan penyemangat saya.
Tapi apalah arti sebuah cinta tak berbalas dan cinta bertepuk sebelah tangan
itu. Hanya sia-sia saja.
Seiring waktu saya menjadi orang yang pelamun dan
pendiam lagi. Saya senitif. Saya peka. Saya selalu negative thinking. Saya sekarang menjadi
orang yang penakut. Saya parno-an. Saya sekarang berubah..
Saya menulis ini ketika air mata saya sudah kering,
tidak mampu lagi jatuh dan membasahi pipi disetiap malam menemani saya. Malam
ini penjaga malam datang. Bintang-bintang berjajar rapi membentuk garis yang
berinisialkan namamu. Tapi mengapa malam ini saya sedih? Mengapa mala mini saya
sakit? Saya tidak tahu harus berkata apa lagi.
Disetiap
hembusan nafas, detak jantung, dan denyut nadi saya selalu teringat segala hal
tentang impian saya..
Semoga semua yang saya
impikan terkabul. Amiin Ya Allah.. J
Sesuatu yang tak
kumengerti
Sakit sekali.. L
Semoga anda semua
mengerti J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar