Selasa, 04 Agustus 2015



Puisi yang Dulu

Malam yang indah..
Langit cerah dengan segudang warna
Sinar rembulan yang begitu bercahaya
Bintang malam bertaburan riang gembira
Menari-nari penuh canda tawa
Cahaya bintang yang berkelip-kelip
Seakan mengajak menari  bersama mereka
Dengan senyuman bahagia
Ku tulis sebuah cerita
Cerita cinta tentang aku dan dia
Mengukir sebuah kenangan tentang kita
Kenangan singkat yang penuh tanda Tanya
Seakan membawaku terbang tinggi keangkasa
Dan terhempas dibumi dengan rasa sakit yang luar biasa
Rasa sakit yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Hingga aku jatuh berdarah-darah untuknya
Dia! Kan kutemukan penggantinya! Segera!





 Dulu, Harapanku...

Hujan gerimis mengawali hari ini
Perlahan-lahan rintikannya akan berhenti
Kini berganti langit cerah dengan segudang warna
Awan putih langit biru datang dengan gembira
Cahaya mentari mulai bertaburan
Tetes embun memandikan dedaunan
Sentuhan lembut angin baru dengan mesra menyapa
Rumput nan hijau menyambut denga suka ria
Kupandang langit dan tersenyum
Terlihat bayangan dirimu yang begitu syahdu
Terbentuk sebuah senyuman diwajahmu
Melukis setitik lesung pipi yang manis dipipimu
Inginku berada dipelukmu selalu
Menggenggam erat jemarimu
Merasakan detak jantungmu
Menghirup segar aroma tubuhmu
Merindukanmu adalah rutinitasku
Menyayangimu adalah kesukaanku
Mencintaimu adalah kebahagiaanku
Memilikimu adalah anugerahku
Dan Menjagamu adalah kewajibanku
Tak akan kubiarkan rasa ini berlalu
Sampai tuhan mencabut nyawaku




Rabu, 30 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar